Suatu ketika aku duduk di aula kampus. Ada temen seprodi tapi beda kelas trus kita ngobrol2... Ngobrolnya seru dia nyeritain temennya yg jg temenku waktu smp. "Kenal si A gak?" katanya. "Kenal" jawabku. "Eh, dia ini pinter ya, suka bantuin temen2nya waktu ulangan dulu pas SMA". "Iya, dia emang pinter sejak SMP" kataku. "Kadang ak sama dia suka ngerjain tugas bareng trus temen2 yg lain pada nyontek" lanjutnya bercerita. Aku senyum2 aja. Antusias sekali temenku yg satu ini ceritain temennya dan dirinya ke aku. Ak cuma ohya2 aja. Aku senenglah, temen SMP ku emang banyak yg pinter dan baik hati. Lalu datanglah temen sekelasku, namanya Media, "Tha, km daftar beasiswa BCA gak? Kan IPmu 3,9?". "Enggak, ak udah dapet dari Mandiri".
Trus temenku yg pertama tadi gak cerita antusias lagi kyak tadi.
Another story....
"Kuliah dimana ky?"
"PGSD Sadhar, om"
"Rugi amat km, pinter2 kok masuk pgsd. Kan km bisa masuk UGM".
Dalam hatiku, huh..sabar2... emang gak ada jurusan yg ak suka di UGM selain kedokteran. Tapi kan ak tau dirilah dgn ekonomi keluarga.
Kata2 dari seseorang itu memacuku untuk bekerja lebih keras kalau pilihanku gk salah. Aku bisa menggunakan kemampuanku untuk orang lain lewat bidang pendidikan. Finally, Binggo ak ketimpuk NIP setahun setelah lulus dari PGSD. Jurusan yg dulunya dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Selanjutnya ak harus berusaha menjadi lebih berguna bagi anak2 di Jakarta. Semangat mengabdi itu harus ada dimanapun berada melalui bidang apapun tergantung kemampuan.
Next story....
Pada saat lulus kuliah, ak sempat ditawarin ngajar di suatu sekolah national plus di Tangerang. Dibujuk2 ama pemilik sekolah sampe2 ditawarin beasiswa S2. Wowww, tawaran yg menggiurkan.
Ak sempat tertarik. Tapi kalau ak terima tawaran itu ak harus mengabdi di sekolah itu. Sekolah yg udah bagus dgn anak kelas menengah ke atas. Ak bertanya lagi pada diriku sendiri mau diambil atau enggak. Setelah melakukan adorasi dan doa novena. Akhirnya ak memilih tidak. Ak yakin akan ada pendaftaran CPNS dan anak2 di SD Negeri lebih menantang buatku. Tak lama kemudian ada pendaftaran CPNS dan hatiku memilih pemprov DKI. Sejak pertama kali mendaftar online, ak udah yakin ak pasti bisa. Keyakinanku 90%. Sambil berdoa ak berusaha dan ak merasa Tuhan melancarkan jalanku. Mulailah ak test toefl, karna pendaftarannya mendadak ak pasrah aja ama hasilnya.
Ya Tuhan, kalau memang ini jalan yg Kau tunjukkan padaku bantu aku saat test toefl ini. Ak testnya di LBB LIA Jaksel dan hasilnya menggembirakan. Yeahh, satu per satu tahap ak lalui dan ku akui ak jadi anak yg rajin berdoa tiap hari. Kekuatan doa emang luar biasa. Di Jakarta test CPNS nya ada dua tahap yaitu Tes Kompetensi Dasar (TKD), kalau tes ini lolos lanjut ke tes selanjutnya Tes Kemampuan Bidang (TKB). Beruntungnya semua tes itu langsung tau hasilny, jadi ak udah yakin kalau lulus.
Tinggal tunggu pengumuman resminya.
TKB bulan Desember, pengumuman bulan Februari. Dari pemberkasan sampa penempatan lama banget. Sampai bulan Juli belum ada kabar. Di situ ak jd belajar sabar.
Dari pengalaman2ku, I would say dont underestimated people. Ak lebih baik diam dari pada menceritakan diriku. Kalau ada yg tanya baru ak jawab. Yg penting ak bisa berguna untuk orang lain itu udah membuatku bahagia. Terus belajar dan mengembangkan diri. Work in silent. Serahkan pilihan pada Tuhan, maka Tuhan akan membimbing setiap langkah dan pilihan yg terbaik. God bless
Tidak ada komentar:
Posting Komentar