Oleh: Agatha Risky Ratri, S.Pd
Aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS dilaksanakan setelah pelaksanaan Diklat Prajabatan selama 21 hari. Aktualisasi dilaksanakan kurang lebih 3 minggu. Aktualisasi ini dilaksanakan di SDN Kembangan Utara 11 Petang. Nilai-nilai yang diaktualisasikan yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA).
1. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode permainan “Kartu Domino Perkalian”
Matematika banyak mengandung unsur abstrak
yang sulit dicerna oleh siswa SD yang pola berfikirnya masih dalam tahap
operasional konkrit. Oleh sebab itu, guru perlu membuat media pembelajaran yang
sesuai dengan karakteristik siswa. Media pembelajaran dapat digunakan untuk
membantu siswa memahami materi yang abstrak. Salah satu materi
mendasar dalam mata pelajaran adalah perkalian. Belum
maksimalnya kemampuan guru menerapkan
metode yang efektif dalam membimbing siswa belajar perkalian dapat menyebabkan siswa sulit memahami
tentang materi perkalian. Oleh sebab itu, diperlukan metode yang sesuai dengan
karakteristik siswa untuk membantu siswa belajar perkalian. Agar siswa lebih
mudah memahami perkalian, guru perlu membuat media pembelajaran yang menarik,
seperti Kartu Domino Perkalian.
2. Pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menggunakan Student Team Learning
Metode
pembelajaran digunakan oleh guru untuk memfasilitasi siswa memperoleh
pengetahuannya. Metode pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik siswa.
Metode yang tepat dapat membantu siswa memahami materi pelajaran dengan lebih
mudah. Belum
maksimalnya kemampuan guru menerapkan metode pembelajaran inovatif di kelas pada
mata pelajaran IPS dapat menyebabkan siswa merasa bosan dalam belajar sehingga
siswa tidak tertarik pada materi pelajaran. Oleh sebab itu, guru perlu
menerapkan metode pembelajaran yang inovatif agar siswa tertarik dengan materi
pelajaran dan lebih mudah memahami materi pelajaran. Salah satu metode
pembelajaran yang dapat diterapkan untuk menciptakan suasana yang menarik bagi
siswa adalah Student Team Learning. Student Team Learning
(STL) adalah metode pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok. Pencapaian
tujuan dan kesuksesan kelompok dilakukan dengan cara kerja sama antar anggota
kelompok yang efektif. Pada dasarnya metode pembelajaran ini sama dengan model
pembelajaran kooperatif yang lain yaitu adanya ide dasar bahwa siswa bekerja
sama dan turut bertanggung jawab terhadap pembelajaran siswa lainnya yang
merupakan anggota kelompoknya.
Pembiasaan menulis dilaksanakan untuk memotivasi siswa agar menyukai
kegiatan menulis. Melalui menulis, siswa dapat menggali kemampuannya untuk
mencurahkan gagasan dan ide yang dimilikinya dalam bentuk tulisan. Gagasan dan
ide tersebut tidak akan mudah hilang karena sudah tersimpan dalam tulisan.
Siswa juga dapat mempelajari tata bahasa yang baik dan benar melalui kegiatan
menulis.
Pada
kenyataannya, guru kurang maksimal dalam memberikan motivasi kepada siswa untuk
menanamkan pembiasaan menulis. Hal ini dapat menyebabkan siswa tidak tertarik
untuk menuliskan gagasan dan idenya. Sebagai solusi atas permasalahan di atas,
maka peserta telah berdiskusi dengan mentor untuk melaksanakan kegiatan yang
dapat memotivasi siswa untuk melakukan kegiatan menulis. Salah satu cara yang
dapat dilakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan pembiasaan menulis “Buku
Harianku”.
4. Pelaksanaan kegiatan mendongeng untuk menanamkan budi
pekerti dan nasionalisme
Dongeng dapat digunakan untuk menumbuhkan
budi pekerti dan nasionalisme bagi siswa. Guru perlu mengenalkan dongeng
nusantara kepada siswa. Siswa perlu mengenal berbagai macam dongeng nusantara
untuk melestarikan budaya bangsa. Dongeng merupakan cerita tradisional atau
cerita turun temurun dari nenek moyang yang harus kita lestarikan.
Dewasa
ini, upaya guru dalam menanamkan budi pekerti dan nasionalisme kepada siswa belum
maksimalnya. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, maka peserta telah
berdiskusi dengan mentor untuk melaksanakan kegiatan mendongeng untuk menanamkan
budi pekerti dan nasionalisme kepada siswa. Dongeng merupakan media yang
efektif untuk menanamkan berbagai nilai dan etika pada anak, bahkan untuk
menumbuhkan rasa empati. Misalnya nilai-nilai kejujuran, kesetiakawanan, rendah
hati, dan sebagainya. Selain itu, siswa juga dapat meneladani tokoh-tokoh
yang baik di dalam dongeng.
5. Pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling dengan
membuat “Kartu Kuning Kedisiplinanku”
Disiplin merupakan perilaku yang muncul dan mampu
menyesuaikan diri dengan aturan yang telah ditetapkan. Siswa
yang mempunyai sikap disiplin dapat mengarahkan perilaku dan perbuatannya
berdasarkan patokan atau batasan tingkah laku tertentu. Pengaturan tingkah laku tersebut bisa diperoleh
melalui jalur pendidikan dan pembelajaran. Guru perlu menanamkan sikap
disiplin pada siswa agar siswa memiliki tingkah laku yang sesuai dengan aturan.
Permasalahan yang ditemui
yaitu guru
mengalami kesulitan dalam menanamkan sikap disiplin siswa terhadap
pelaksanaan tata tertib di sekolah. Untuk menanamkan sikap disiplin, guru perlu
melaksanakan kegiatan bimbingan dan konseling. Kegiatan bimbingan dan konseling
merupakan bantuan yang diberikan
kepada individu (siswa) agar dengan potensi yang dimiliki mampu mengembangkan diri
secara optimal dengan jalan memahami diri, memahami lingkungan, mengatasi
hambatan guna menentukan rencana masa depan yang lebih baik. Salah
satu kegiatan yang dapat dilakukan guru untuk meningkatkan kedisiplinan siswa
adalah dengan melakukan pendisiplinan. Pendisiplinan merupakan
usaha untuk menanamkan nilai ataupun pemaksaan agar subjek memiliki kemampuan
untuk menaati sebuah peraturan.
Untuk melakukan usaha pendisiplinan siswa, peserta
membuat Kartu Kuning Kedisiplinan. Kartu Kuning Kedisiplinan merupakan kartu
yang befungsi sebagai alat pencatat aktivitas siswa yang berkaitan dengan
pelanggaran kedisiplinan. Siswa yang
melanggar tata tertib akan dicatat pada Kartu Kuning Kedisiplinan dan akan
berikan tindak lanjut.
2. 6. Pelaksanaan program remedial membaca dengan memanfaatkan
media pembelajaran interaktif
Membaca merupakan kegiatan yang
sangat bermanfaat. Banyak orang yang sukses dan cerdas karena kegemarannya
dalam mebaca buku. Kegiatan membaca dapat membuka wawasan siswa terhadap
berbagai ilmu pengetahuan. Senang membaca meningkatkan kecerdasan verbal dan lingusitik karena
membaca memperkaya kosa kata dan kekuatan kata-kata.
Permasalahan yang dihadapi yaitu guru belum maksimal dalam membimbing siswa kelas tiga SDN Kembangan Utara 11 Petang yang memiliki kesulitan belajar membaca. Membimbing siswa merupakan tugas utama guru. Kegiatan remedial merupakan salah satu cara yang dapat dilakuakn oleh guru agar siswa yang masih mengalami kesulitan, dalam hal ini kesulitan membaca lancar. Solusi yang dilakukan oleh peserta adalah melaksanakan program remedial membaca dengan memanfaatkan media pembelajaran interaktif.
Permasalahan yang dihadapi yaitu guru belum maksimal dalam membimbing siswa kelas tiga SDN Kembangan Utara 11 Petang yang memiliki kesulitan belajar membaca. Membimbing siswa merupakan tugas utama guru. Kegiatan remedial merupakan salah satu cara yang dapat dilakuakn oleh guru agar siswa yang masih mengalami kesulitan, dalam hal ini kesulitan membaca lancar. Solusi yang dilakukan oleh peserta adalah melaksanakan program remedial membaca dengan memanfaatkan media pembelajaran interaktif.
7. Pembuatan website sekolah untuk mempublikasikan kegiatan
sekolah
Publikasi kegiatan sekolah diperlukan untuk
memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kegiatan dan informasi sekolah.
Salah satu sarana yang dapat digunakan untuk mempublikasikan kegiatan sekolah
adalah website sekolah. Permasalahan yang ditemui peserta di SDN Kembangan
Utara 11 Petang adalah belum adanya sarana publikasi sekolah. Oleh sebab itu,
peserta berinisiatif untuk membuat website sekolah.
Dengan alamat http://sdnkembanganutara11.wordpress.com
8. Pembuatan kotak saran untuk menampung aspirasi, saran,
dan kritik murid maupun wali murid
Komunikasi yang baik antara sekolah dengan orang
tua murid sangat penting untuk dilakukan. Oleh sebab itu, diperlukan sarana
untuk melakukan komunikasi guna memperbaiki pelayanan sekolah kepada
masyarakat. Peserta melakukan kegiatan Pembuatan kotak saran untuk menampung
aspirasi, saran, dan kritik murid maupun wali murid.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar