Day #1
Saya
berangkat ke Malang minggu pertama bulan Juli 2018. Dari Jakarta naik kereta
Ekonomi Jayabaya. Perjalanan yang dibutuhkan kurleb 14 jam. Dua kali lipatnya
ke Jogja. Tapi karena kereta malam jadi gak berasa, tiba-tiba udah pagi dan
sampai di stasiun Malang jam 3 pagi.
1. Bakso Presiden
Tempat
pertama yang dikunjungi adalah Bakso Presiden. Kami mengunjungi bakso presiden
yang di pusatnya, di dekat tempat makan ada rel kereta api yang sewaktu-waktu
keretanya lewat.
2. Jatim Park 3
Kami
menuju ke destinasi selanjutnya yaitu Jatim Park 3. Jatim Park 3 terdiri dari
Dino Park, semacam museum Dinosaurus ala2 Jurasic Park dan The Legend Star.
Kami masuk ke Dino Park dengan harga tiket sekitar 100rb pada saat weekend. Di
dalam Dino Park terdapat replika Dinosaurus yang bergerak-gerak dan ada suaranya
sehingga nampak nyata. Di dalam ada semacam kereta yang akan membawa kita
menuju ke lima zaman.
Setelah
puas mengelilingi Dino Park, kami menuju ke Museum Angkut. Museum angkut
menyajikan berbagai wahana dengan tema transportasi. Harga tiket pada saat
weekend 100rb (Pesan lewat Traveloka biasanya dapet diskon).
Sangat
puas mengunjungi museum angkut karena arenanya sangat luas dan ada bernagai
spot foto yang menarik, seperti koleksi mobil-mobil tua dari masa lalu yang
unik, zona sunda kelapa dan batavia, zona uni eropa, zona gangster dan
broadway, hollywood, las vegas, pasar apung, dan sebagainya. Sepertinya
membutuhkan waktu satu hari full kalau ingin benar-benar menikmati semua zona
di Museum Angkut. Di jam-jam tertentu juga ada parade petugas-petugas
transportasi beserta kendaraan yang menarik di zona gangster. Pasar apung
merupakan tempat kuliner dan oleh-oleh yang enak dinikmati pada sore hari.
Day #2
1. Spot Sunrise Bromo
Kami
menginap di daerah Gubug Klakah di kaki gunung Bromo. Di daerah itu banyak
homestay di rumah warga. Dini hari sekitar jam 1 kami sudah mulai bersiap-siap
untuk naik ke gunung bromo. Kami dijemput oleh pemandu wisata yang sudah siap
dengan mobil Jeep. Kami naik ke gunung, suasana masih gelap dan dingin.
Disarankan untuk memakai baju hangat, jaket, topi gunung, syal, dan sarung
tangan karena suhunya mencapai 70 C. Sekitar pukul 3 pagi, kami
sampai di bawah spot untuk melihat sunrise. Kami harus berjalan kaki sekitar
400 m. Di sana juga banyak penyewaan kuda bagi yang tidak kuat naik gunung,
Harga sewa kuda waktu itu 250rb, agak mahal dan sulit untuk ditawar lagi. Saya
mencoba untuk jalan kaki. Di tengah perjalanan, saya merasa sudah lelah.
Kemudian, ada yang menawarkan sewa kuda 50rb sampai ke atas. Sekitar pukul 4,
kami sudah sampai di spot untuk melihat sunrise.
2. Area Wisata Kawah Bromo
Kami
melanjutkan perjalanan ke area wisata Bromo. Di sana terdapat pendakian apabila
ingin melihat kawah Gunung Bromo. Jarak dari tempat parkir Jeep ke Kawah Bromo
sekitar 2 km. Tapi kami tidak mengunjungi kawah Bromo, hanya foto-foto saja di
bawah Gunung Bromo. Kami juga makan di salah satu tenda di area tersebut.
Makanannya recomended lahh.
3. Pasir Berbisik
Rencananya
kami akan mengunjungi Pasir Bisik, tapi karena cuaca saat itu sedang berangin
kencang dan pasir2 banyak beterbangan, akhirnya kami berhenti di spot foto yang
dirasa bagus untuk mberfoto-foto mengabadikan pemandangan Gunung Bromo dan
mobil Jeep.
4. Agro
Wisata Apel
Belum ke
Malang kalau belum memetik apel. Ya kann... Kami mengunjungi salah satu tempat
untuk memetik buah apel. Kami bisa memetik apel sebanyak apapun, kemudian
ditimbang lalu bayar. Harga apel per kilo waktu itu 8rb. Sambil memetik kami
juga bisa sambil makan apel sepuasnya. Ternyata cara memetik apel itu cukup diputar
searah sampai terlepas dari tangkainya.
5. Masjid Tiban Malang
Sore
harinya, kami masih ingin menikmati kota Malang. Kami mengunjungi masjid Tiban.
Masjid ini memiliki arsitektur yang unik, bernuansa Timur Tengah. Kenapa diberi
nama Masjid Tiban? Katanya Masjid ini dibangun oleh Jin, secara tiba2 langsung
ada... Wah, jadi spooky kan kalau masuk ke Masjidnya. Saya aja ke Toilet berasa
spooky, rutenya belok2 trus disudut ruangan nan sepi gitu....
Malam
harinya, kami menikmatti kuliner di dekat Stasiun Malang.
Day #3
1. Pusat oleh-oleh kaos dan makanan.
Kami mengunjungi pusat oleh-oleh yang menjual kaos dengan bahasa terbalik. Yaitu di Goedang Oleh-oleh. terletak di Jl. Simpang Tenaga Utara, Purwantoro, Blimbingan, Kota Malang.
2. Bakso Kota Malang dan Rumah Warna-warni
Hari
terakhir di Malang, setelah sarapan dan check out di homestay, kami menuju ke
Kota Malang. Kami mencicipi Bakso Kota Malang yang letaknya tidak jauh dari
stasiu Malang. Selanjutnya masih ada waktu untuk mengunjungi Rumah Warna-warni
yang terkenal di kota Malang. Masuk ke kawasan Rumah Warna-warni hanya 3rb
sudah mendapat souvenir gantungan kunci.
3. Malang Strudel
Tempat
terakhir yang dikunjungi adalah Outlet Malang Strudel. Kue strudel berupa
pastry yang isinya berbagai macam buah seperti nanas, strawberry, pisang, apel,
dan mix fruit. Yang reccomended katanya rasa pisang-coklat. Dan benar
enakkk....
Sampai
jumpa lagi, Malang...
#wisatabromo #wisatamalang #bromo #malang #jawatimur #jalan-jalanmalang #museumangkut #jatimpark













